Home / Peristiwa / Gagal Mediasi, LSM Akan Demo RS Kurnia

Gagal Mediasi, LSM Akan Demo RS Kurnia

Cilegon – Kejadian tidak menyenangkan yang diterima Hasan Saidan Wakil Ketua Karang Taruna Kota Cilegon, dari Dokter RS Kurnia, Yasikin, yang memukul meja hingga Hasan pingsan, saat Ia berobat pada rumah sakit tersebut, Akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, hari ini melakukan mediasi kedua belah pihak, di aula DPRD Kota Cilegon. (10/7/18)Dalam mediasi yang dihadiri, Hasan Saidan Beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Karang Taruna, OKP, Pihak Kepolisian Polres Cilegon, Anggota Dewan Komisi 2, serta pihak rumah sakit Kurnia dan dokter yasikin, sempat terjadi adu mulut antara Perwakilan RS Kurnia dan anggota LSM.Adu mulut tersebut, disebabka pihak RS Kurnia tidak dapat memberikan keputusan atas tuntutan yang inginkan oleh perwakilan LSM, hingga mediasi tersebut berakhir dengan pemberian surat aksi demoSeusai Mediasi, Ketua LSM Gappura Banten, Husen Saidan yang merupakan Kaka kandung korban mengatakan, pihaknya menuntut agar RS Kurnia memecat Dr Yasikin, namun karna tuntutan tersebut, tidak dapat dilakukan oleh pihak RS Kurnia terpaksa kita akan melakukan aksi”Kami meminta agar RS Kurnia mengeluarkan Dr Yasikin, atas tindakan yang tidak menyenangkan, dimana tindakan tersebut telah melanggar kode etik seorang dokter,” katanyaDitempat yang sama, Ketua Umum (Ketum) LSM-BMPP, Deni Juweni mengaku, bahwa tindakan yang dilakukan oleh Dr Yasikin sudah menyalahi aturan, dengan tidak mengindahkan rasa kemanusiaan.”Aksi yang kami akan lakukan ini adalah meminta tanggung jawab kepada RS Kurnia yang mana Dr Yasikin telah melakukan pelanggaran dengan memecat yang bersangkutan, dimana kejadian tersebut merupakan kejadian yang sangat memukul warga Cilegon,” akunya pria yang akrab disapa Kang JenKetua Karang Taruna Kecamatan Purwakarta, Muhari menegaskan, Dr Yasikin telah melakukan pelecehan terhadap lembaga karang taruna, dimana Hasan Saidan merupakan wakil ketua Karang Taruna.”Dr Yasikin telah melecehkan lembaga karang taruna, dimana yang diperlakukan itu adalah wakil ketua karang taruna tingkat kota, untuk itu karang taruna Tampa ampun akan tetap melakukan aksi demo di Rs Kurnia.”Yang dilakukan Dr Yasikin Telah menghina lembaga kami, sehingga kami akan melakukan aksi demo pada Kamis 12 Juli 2018 mendatang, dan akan membuat posko pengaduan masyarakat jika ada warga yang juga pernah diperlakukan tidak baik oleh RS Kurnia,” tegasnya.(Wawan)

Baca juga

Semakin Membandel, Hiburan Malam Di Cilegon Akan Di SP-3

Cilegon – Meski Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon, Gencar melakukan razia terhadap …