Home / Berita Utama / Sopariyah Seorang Anak Tukang Pijat Meraih Prestasi Cukup Luar Biasa Dari 900 Mahasiswa Untirta

Sopariyah Seorang Anak Tukang Pijat Meraih Prestasi Cukup Luar Biasa Dari 900 Mahasiswa Untirta


SeputarCilegon.com – Berawal dari cita-citanya untuk terus melanjutkan pendidikan, Sopariyah yang akrab di panggil Sopa seorang anak tukang pijit asal Kampung Sukarela Desa Sukabares Kecamatan Ciomas Serang akhirnya berhasil menyelesaikan studinya (S1) di Kampus Untirta Serang Banten.

Awalnya Sopa ragu saat mendaftarkan diri di Kampus Untirta pasalnya faktor ekonomi yang serba kekurangan. Program Bidik misi yang di sediakan Pemerintah bagi Siswa berprestasi namun kemampuan ekonominya terbatas, Ternyata program ini turut membantu sopa. meski program tersebut hanya tinggal menghitung hari akan di tutup pada saat itu.

Alumni SMK Bismillah Barugbug Padarincang Serang ini tidak sempat di daftarkan oleh Sekolahnya pada saat itu. Namun dengan kegigihan dan kesabaran Sopa pantang menyerah hanya sampai di situ, “Ia terus menggalih informasi dari rekan ke rekannya dan akhirnya mendapatkan informasi bahwa program Bidik misi pada saat itu ada tambahan kuota, akhirnya sopa mendaftarkan diri dan ikut dalam seleksi”, Tidak di duga pada saat pengumuman namanya muncul di urutan pertama sebagai siswa yang di nyatakan lulus Bidik misi.

Sopa awalnya tinggal bersama kedua orang Tuanya di Kampung Sukamekar Desa Sukabares Kecamatan Ciomas Serang, semenjak Bapaknya Salimin meninggal dunia dan rumahnya yang terbuat dari bilik itu roboh, akhirnya Sopa dan Ibunya Asmi Pindah ke rumah kakaknya di Kampung Sukarela Desa Sukabares Kecamatan Ciomas Serang.

Keseharian Sopa menjadi seorang pembantu rumah tangga mulai dari mencuci pakaian sampai menyetrika, aktifitas itu terus di lakoninya selama menempuh pendidikan di Kampus Untirta selama kurang lebih 3 tahun 4 bulan, tidak lain hanya untuk memenuhi kebutuhan Kuliahnya.

Akhirnya perjuangan sopa tidak sia – sia pada hari Sabtu (18/03) resmi di acara Wisuda di Hotel The Royale Krakatau Cilegon dengan nilai IPK tertinggi 3,78 dari 900 Mahasiswa yang di Wisuda, secara resmi Sopa mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan dari Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Suasana bangga, haru dan isak tangis nampak mewarnai keluarga Sopa yang di dampingi oleh Ketua Rektor Untirta Prof. H.Soleh Hidayat, M.Pd saat di wawancarai Wartawan SeputarCilegon.com.

Sementara Ketua Rektor Untirta Soleh Hidayat cukup bangga dan mengapresiasi Sopariyah artinya “keterbatasan ekonomi itu tidak menghalangi untuk melanjutkan studi, saat ini pemerintah memfasilitasi dengan berbagai macam program bantuan seperti LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang di fasilitasi oleh Menteri Keuangan”.

Namun semuanya di serahkan ke Sopa, “kita berikan kebebasan saja, kalau mau bekerja dulu meringankan beban ekonomi orang tua di persilahkan, kalau mau melanjutkan pendidikan jenjang S2 kami rekomendasikan Sopa untuk ikut Program LPDP dengan mengambil Jurusan Pendidikan Sosiologi” karena kedepan Untirta akan menambah Jurusan baru yaitu Pendidikan Sosiologi, Soleh berharap kedepannya Sopa bisa menjadi dosen dan mengabdi untuk Untirta harapnya. (Madsari/Red)

Baca juga

Proyek Pembangunan Gedung BPBD Di Kebut

Seputarcilegon.com – Proyek Pembangunan Gedung BPBD di Lingkungan Kel-Sukmajaya Kec-Jombang yang di Biayai Oleh Anggaran …