Home / Berita Utama / Lantaran Tak Adanya Kebijaksanaan, Keluarga Besar Alm. Ahmad Karim Kecewa Dengan Pelayanan Puskesmas Ciwandan

Lantaran Tak Adanya Kebijaksanaan, Keluarga Besar Alm. Ahmad Karim Kecewa Dengan Pelayanan Puskesmas Ciwandan

CSC (CIWANDAN) – Sekira kurang lebih pukul setengah 1 tengah malam ada pasien atas nama Ahmad Karim dalam keadaan Kondisi parah berobat ke puskesmas, setelah sempat dilayani atau tidak pasien pun sampai meninggal dunia, begitu jenazahnya Mau dibawa pulang oleh pihak keluarga ia memohon terhadap petugas puskesmas lantaran ada 3 unit ambulance Mobil yang standby tujuannya agar jenazah bisa diantar pulang ke rumah kediamannya.
“Tapi pihak petugas puskesmas bilang Gak bisa, sopirnya gak ada,” jawabnya

Dengan Kondisi sedang berduka, sedih dan emosi Maka pihak keluarga memaki-maki petugas tersebut, Apa fungsinya ada 3 unit mobil ambulance standby kalo tidak dipergunakan untuk hal-hal darurat, padahal didepan terpampang tulisan UGD 24 JAM ?

Dengan raut wajah dongkol pihak keluarga tersebut terpaksa pada saat tengah malam Mencari Mobil untuk membawa pulang jenazah.

Kemudian, sebenarnya mereka para petugas puskesmas digaji atau tidak sih apakah tugasnya hanya waktu reguler saja / nonshift, padahal hal-hal urusan keadaan darurat tidak ada batasan waktu, mereka Tahu Gak sih kalo tugas kesehatan itu tidak jauh dari keadaan darurat? Apa mereka tidak punya perasaan bagiamana sedihnya kalo pasien sampai
meninggal dunia.

Faidulloh selaku (Ponakan almarhum_Red) beserta keluarga Almarhum hanya memohon pelayanan kesehatan harap diperbaiki dan juga utamakan yang sifatnya darurat jangan mengulur-ulur waktu apalagi dipersulit, jangan sampai pasien meninggal karena lamban Dan buruknya pelayanan para petugas kesehatan puskesmas tersebut, ujarnya.

Ini bukan protes atau apa yang bersifat mencemarkan nama baik puskesmas atau petugas kesehatan terkait, Tapi ini bersifat masukan agar kedepannya pelayanan Dan petugasnya bisa lebih cepat tanggap bertindak dalam keadaan darurat.
Mudah-mudahan dinas kesehatan dan instansi terkait dengan adanya kejadian ini untuk sebuah pelajaran dan bertujuan demi tindakan perbaikan pelayanan yang lebih sangat baik lagi. Tandasnya.

Setelah wartawan seputarcilegon.com coba konfirmasi terhadap kepala DPT. Puskesmas Ciwandan dr. Lendi lewat Watshapnya, dr. Lendi menyampaikan jawaban melalui Watshap dan dr. Lendi menanyakan hal terkait informasi tersebut kepada Petugas yang jaga semalam di UGD Puskesmas Ciwandan, mereka menjelaskan bahwa pasien datang diantar keluarga memang sudah dalam keadaan penurunan kesadaran dan keadaan umum jelek, mungkin karena keterlambatan dibawa ke UGD.

Lalu oleh Perawat Jaga sudah memberikan penanganan medis sesuai prosedur, namun tidak lama, sudah tidak tertolong dan pasien atas nama Alm. Ahmad Karim dinyatakan meninggal dunia, Ujarnya.
Setelah itu Keluarga almarhum minta jenazah dibawa untuk diantar pakai ambulance, tetapi dijelaskan oleh Petugas bahwa prosedur nya ambulance memang tidak boleh untuk mengantar jenazah, Jawabnya.

Lebih lanjut, Pihak keluarga almarhum sudah ditawarkan bantuan juga untuk dihubungi atau ditelfon mobil jenazah, tapi keluarga pasien menolak & emosi. (Madsari).

Baca juga

Komisaris PT Cinta Seputar Cilegon, Lakukan Santunan

Cilegon – Komisaris PT Cinta Seputar Cilegon (CSC), Nelly Dj Yang mengelola tiga media online …