Home / Berita Utama / Jokowi Segera Angkat Brigjen KH Syamun Jadi Pahlawan Nasional

Jokowi Segera Angkat Brigjen KH Syamun Jadi Pahlawan Nasional

Seputarcilegon.com – Persiapan Penganugrahan Gelar Pahlawan Nasional 2018 yang Akan di Berikan pada Brigjen KH, Syam’un Oleh Presiden RI Joko Widodo semakin santer terdengar, Hal itu di Ketahui Saat Tim Penganugrahan Pahlawan Nasional Kementrian Sosial RI Melakukan Kunjungannya ke Kampus Peradaban Islam Al-Khairiyah Sekaligus Menemui Ketua Umum Pengurus Besar AI-Khairiyah Citangkil Kota Cilegon, Sabtu 1 Septembet 2018 ini.

Dalam Kunjungannya Tim Kemensos juga Melihat Langsung Kampus Peradaban Islam Al-Khairiyah Citangkil sebagai Karya Besar dari Seorang Ulama Yang Mampu Mendirikan Pusat Pendidikan Islam Terbesar sekaligus Melahirkan Jutaan Alumni. Kemudian Tim tersebut Melakukan Peninjauan Makam Pahlawan Brigjen KH Syamun yang berada di wilayah Kamasan, Kabupaten Serang.

Ahmad Munji selaku Wasekjen PB Al-Khairiyah Mengatakan, Kunjungan Tim Kemensos tersebut dalam rangka Persiapan Pengajuan Penganugrahan Pahlawan Nasional, Tim Kemensos juga telah Mengumpulkan data – data tentang Perjuangan Bigjen KH Syamun, Sebagai Syarat Utama sesuai UU tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

” Atas dasar undang-undang tersebutlah, Gelar yang di Berikan Kepada Seseorang yang Berjuang Melawan Penjajah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang Gugur demi Membela Bangsa dan Negara, Atau semasa Hidupnya Melakukan Kepahlawanan atau Menghasilkan Prestasi dan Karya yang Luar biasa bagi Pembangunan dan Kemajuan Bangsa dan Negara republik Indonesia. Dan Semua itu tersemat dalam riwayat Ki Syamun.” ucap Munji.

Selanjutnya munji mengungkapkan, Persiapan Penganugrahan Pahlawan Nasional ini Menjadi keseriusan Presiden Joko Widodo dengan Segala Prosedur persyaratan pengajuan segera di penuhi.

“Ada keinginan dari Pak Presiden yang ingin mengangkat ulama besar Banten yaitu pendiri Al-Khairiyah menjadi Pahlawan Nasional. Pernyataan ini diungkapkan dalam beberapa kali pertemuan. Apalagi, Ki Syamun bukan hanya ulama, tapi juga seorang militer dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal (Brigjen) dalam perjuangan merebut kemerdekaan,” kata Munji.

Dalam proses pengajuan ini, disebutkan Munji telah melibatkan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, serta Pengurus Besar Al-Khairiyah yang bekerjasama untuk mempercepat terpenuhinya syarat pengajuan anugrah pahlawan nasional untuk Brigjend KH Syamun. (*/One)

Baca juga

Proyek Pembangunan Gedung BPBD Di Kebut

Seputarcilegon.com – Proyek Pembangunan Gedung BPBD di Lingkungan Kel-Sukmajaya Kec-Jombang yang di Biayai Oleh Anggaran …