Home / Banten / serang / Sidang Pertama Iman, Warga Cikuasa Malah Pengen Ketemu

Sidang Pertama Iman, Warga Cikuasa Malah Pengen Ketemu

Cilegon – Kasus suap izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) Transmart yang menimpa Walikota Cilegon Non Aktif, Tb Iman Ariyadi, akhirnya digelar sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang, Kamis (8/2/18).

Sidang perdana ini, digelar secara terbuka untuk umum, dan yang menjadi agenda sidang adalah pembacaan pendakwaan.

Di luar persidangan, warga Lingkungan Cikuasa dan Keramat Raya, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, yang merupakan warga gusuran oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, memaksa untuk masuk di ruang persidangan. Namun ruang sidang sudah penuh, sehingga mereka menunggu di luar persidangan.

Kedatangan warga ini, menurut salah satu warga, Neni, bertujuan untuk menanyakan ganti rugi atas putusan menang atas gugat kasus gusuran tersebut.

“Kita sudah menang, tapi belum juga ada kejelasan ganti rugi. Kalau ketemu langsung Pak Iman, kita bisa menyampaikan aspirasi,” katanya.

Namun hingga akhir sidang, warga tidak dapat bertemu dengan Walikota Cilegon non Aktif itu. Sehingga warga kesal dan memutuskan untuk membubarkan diri.

Sementara itu, dalam persidangan yang di mulai pada pukul 10.00-11.30 WIB, Iman Ariyadi tidak melakukan eksepsi. Hal ini dilakukan untuk mempercepat persidangan.

“Untuk mempercepat sidang, kita tidak melakukan eksepsi gitu loh. Nantikan masuk pada pokok perkara, nanti saksi-saksi bisa dilakukan pemeriksaan atas dakwaan yang disampaikan jaksa,” ujar Iman usai menjalani sidang.

Hadir dalam sidang tersebut, mantan pejabat Pemerintah Kota Cilegon, seperti mantan Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Abdul Hakim Lubis, serta pejabat Aktiv lainya. (Wawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *